sesuatu yang awalnya hanya perasaan sayang sebagai kakak, berubah menjadi perasaan sayang layaknya orang pacaran. Perselingkuhan…indah di awal. Namun, akan menjadi sebuah luka yang amat dalam pada akhirnya.
Tak pernah aku sangka kalau aku dan dia akan seperti ini. Awalnya tak ada perasaan cemburu meski melihat atau mendengar dia bercerita tentang pacarnya. Namun, semakin lama waktu berjalan, perasaan cemburu dan ingin memiliki muncul dan semakin tak tertahan. Terkadang aku sadar, aku bukanlah siapa-siapa untuk hidupnya. Aku hanya seorang perempuan selingkuhan yang hanya secuil janji untuk tak saling meninggalkan. Jauh di dalam lubuk hatiku, aku ingin memilikinya, menjadi seseorang yang nyata untuk hidupnya. Menjadi satu-satunya perempuan yang ada di hatinya. Tak sekedar menjadi perempuan semu yang mencintainya. Aku tahu dan aku sadar, aku pada tempat yang salah. Namun, aku tak bisa membohongi perasaanku bahwa aku sungguh mencintainya.
Ku tulis ini dengan air mata yang tak kunjung henti. Menangisi semua yang telah terjadi. Dengan hati yang pedih mengingat dia bukan milikku dan takkan pernah menjadi milikku. Mengingat kata dari mulutnya yang mengatakan bahwa “YAWDA, AKU GAG AKAN NINGGALIN KAMU, TAPI AKU JUGA PUNYA ISTRI YANG HARUS AKU URUS NANTINYA!!”. Begitu sakit….semakin dalam pisau yang tertancap dalam hati ini. Andai dia tahu, betapa aku sangat jatuh dengan ucapannya.
Allah….kenapa Kau jatuhkan perasaan ini padaku dan dirinya. Apa Engkau ingin melihat aku hancur dengan perasaan ini. Aku sakit, aku terluka setiap mengingat kau adalah miliknya dan bukan milikku. Dari dirimu, aku belajar kesabaran. Dari dirimu, aku belajar sebuah kejujuran. Dan dari dirimu aku belajar sebuh keikhlasan.
Aku bahagia bisa mencintaimu. Meski cinta itu tak lama lagi. Akan sirna terganti oleh luka karena dirimu yang menjadi miliknya selamanya. Dan aku bahagia bisa menyayangimu meski aku harus terluka oleh perasaanku sendiri. Aku harap kau bisa bahagia bersamanya nanti dalam sebuah taman pernikahan yang indah yang dipersiapkan oleh Allah. Semoga bahagiamu nanti bersamanya bisa menjadi bahagiaku.
Aku tak akan pernah melupakan semua yang telah ku lalui bersamamu. Selamanya akan terkenang dan tersimpan di hati.. akan tetap ku jaga perasaan ini dan akan tertap kubawa meski kau nanti bersamanya. Semoga kau bahagia bersamanya Ayy.. U will be in my heart.. I love u my Ayy…
0